Surga Neraka & Calon Penghuninya-2 (Ayat-Ayat al-Qur’an Yang Mulia Menjelaskan Tentang Jahannam)

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

….Maka takutlah kalian kepada Neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan bebatuan….”(QS. Al-Baqarah: 24)

Maksud al-Waquud adalah Kayu Bakar.

Ayat ini menjadi dalil tentang besarnya Neraka dan bahan bakarnya, dan terdapat ancaman yang tidak terhingga dahsyatnya yaitu ancaman Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Jadi, Neraka dinyalakan dengan apa-apa yang menjadi bahan bakarnya.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

Adapun orang-orang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni Neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 39)

Maksudnya adalah mereka tidak bisa keluar darinya dan tidak dapat mati di dalamnya.

Al-Khuld dan al-Khuluud maksudnya kekal selama-lamanya, tidak akan terputus.

Adapun firman Allah (yang artinya):

“….Mereka mengajak ke Neraka….” (QS. Al-Baqarah: 221)

Maksudnya adalah tertuju kepada amal-amal yang menjerumuskan mereka masuk Neraka. Oleh karena itu, membuat ikatan hubungan dengan kaum musyrikin melalui ikatan pernikahan, bergaul, dan bersahabat dengan mereka akan dapat menimbulkan bahaya yang sangat besar. Kaum Mukminin tidak boleh menjerumuskan diri dan (mempunyai keinginan untuk) memasukiya.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

“…Dan mereka itu adalah bahan bakar api Neraka.” (QS. Ali ‘Imran: 10)

Maksudnya adalah mereka itu menjadi kayu bakar yang digunakan untuk menyalakan Neraka.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

“…Katakanlah: ‘Api Neraka Jahannam itu lebih sangat panas (nya) jikalau mereka mengetahuinya.’” (QS. At-Taubah: 81)

Maksudnya adalah dengan suhu panas tinggi pada sebuah masa yang panjang, bahkan tanpa ada waktu berhentinya, abadi selama-lamanya.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

“….Dan tempat mereka adalah Jahannam, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. At-Taubah: 95)

Dan janganlah kalian cenderung kepada orang-orang yang zhalim yang menyebabkan kalian disentuh oleh api Neraka…” (QS. Huud: 113).

Dalam ayat tersebut dinyatakan bahwa orang-orang zhalim adalah penduduk Neraka. Persahabatan dengan mereka memberikan konsekuensi-mau tidak mau-akan menyebabkan terkena jilatan api Neraka. Ini diperutukkan bagi orang yang mempunyai kecenderungan (untuk meniru atau mencontoh) orang zhalim. Maka bagaimana dengan hukuman bagi orang yang benar-benar zhalim itu sendiri?

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

Dan Kami tampakkan Jahannam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas.” (QS. Al-Kahfi: 100)

Maksud dari ayat tersebut adalah Kami (Allah) menampakkan Jahannam itu kepada mereka (orang-orang kafir) sampai mereka benar-benar menyaksikannya pada saat Kami mengumpulkan mereka. Dalam hal tersebut terkandung pernyataan tentang ancaman yang keras bagi orang-orang kafir berupa apa yang akan mereka dapati ketika menyaksikannya, yaitu ketakutan dan rasa cemas.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

Niscaya kamu benar-benar akan melihat Neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin.” (QS. At-Takaatsur: 6-7)

Maksud ayat tersebut adalah penglihatan yang benar-benar merupakan keyakinan itu sendiri.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

“…Dan kamu tidak akan diminta pertanggungjawaban tentang penghuni Neraka.” (QS. Al-Baqarah: 119)

Maksudnya adalah menjelaskan tentang keadaan yang akan mereka alami pada hari Kiamat, yang sangat mengerikan. Di alam dunia ini engkau tidak mungkin dapat menyaksikannya. Ini adalah ancaman bagi mereka (orang-orang kafir) dan hiburan bagi Rasulullah.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan ke Neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab…” (QS. An-Nisaa’: 56)

Maksud ayat tersebut adalah setiap kali kulit mereka terbakar,  Kami akan mengganti kulit itu dengan kulit lain yang tidak terbakar. Cara seperti itu lebih menyakitkan  dalam menyiksa mereka.

Ini akhir dari apa yang kami sampaikan berupa ayat-ayat al-Qur’an yang mulia tentang dahsyatnya keadaan Jahannam dan Neraka serta tentang penduduknya. Masih banyak lagi ayat-ayat lain yang berbicara tentang hal tersebut. Kita tidak perlu mencantumkannya agar buku ini tetap masuk dalam kategori buku yang ringkas dan sederhana.

(diedit dari sumber Kitab Surga Neraka dan Calon Penghuninya, Syaikh ‘Ali Hasan al-Halabi al-Atsari, Pustaka Imam Asy-Syafi’i)

About these ads
  1. yang post tentang calon penghuni surga ada ?

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s