Penjelasan Tentang Keberadaan Neraka Saat Ini

Ketahuilah, bahwasanya para Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, para Tabi’in dan Tabi’ut Tabi’in, Ahlus Sunnah wal Hadits semuanya, juga para fuqaha’ (ahli fiqih) Islam selalu berada di atas keyakinan tersebut (keberadaan Neraka saat ini) dan menetapkannya. Dalam hal tersebut, mereka bersandar kepada nash-nash al-Qur’an yang mulia dan as-Sunnah yang suci serta apa yang telah diketahui secara pasti berupa khabar-khabar dari para Rasul semuanya-dari yang awal sampai akhir-. Mereka semua berdakwah dan mengabarkan kepada umat tentang adanya Neraka, serta memperingatkan manusia agar takut kepadanya.

 

Allah Ta’ala telah menyebutkan tentang Neraka dalam al-Qur’an pada banyak tempat yang sulit untuk dihitung. Allah juga mengabarkan tentang Neraka tersebut melalui lisan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“…maka takutlah kalian kepada Neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan bebatuan…” (QS. Al-Baqarah: 24).

“…Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zhalim itu Neraka, yang gejolaknya mengepung mereka…” (QS. Al-Kahfi: 29)

“…dan (Allah) telah menyediakan bagi mereka Neraka Jahannam. Dan (Neraka Jahannam) itulah seburuk-buruk tempat kembali.” (QS. Al-Fath:6)

“…dan Kami sediakan Neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat.” (QS. Al-Furqaan: 11)

 

Masih banyak lagi dalil-dalil qath’i lainnya yang menetapkan adanya Neraka secara tegas tanpa menimbulkan keraguan dan kerancuan. Dalam hadits disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“…dan aku melihat ke Neraka, maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita.” (Shahiihul Jaami’ 1041)

Dalam hadits tersebut terdapat dalil yang menetapkan adanya Neraka, yakni ketika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya.

Telah shahih juga dari beberapa Sahabat bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“Demam itu dari uap Neraka maka dinginkanlah dengan air.” (Shahiihul Jaami’ 3186).

Dalam masalah ini banyak hadits yang semakna.

Syaikh Ahmad Waliyyullah al-Muhaddits ad-Dahlawiy dalam ‘Aqaa’id-nya berkata: “Surga dan Neraka benar (adanya). Keduanya telah diciptakan pada hari ini dan akan tetap ada hingga hari Kiamat.”

Yang semakna dengan itu dan semisalnya banyak dinyatakan dalam kitab-kitab lain yang dikarang dalam masalah Ushuluddin (pokok-pokok agama).

(diedit dari sumber Kitab Surga Neraka dan Calon Penghuninya, Syaikh ‘Ali Hasan al-Halabi al-Atsari, Pustaka Imam Asy-Syafi’i)

  1. Ya Allah tuhanku kami berlindung kepada Mu dri azab kubur dn siksa neraka yg amt pedih!

    • yanuar
    • Oktober 2nd, 2012

    Ya ALLAH, lindungilah hambamu beserta keluarga hamba dari siksa api neraka.Amin

  2. Nice page, Preserve the very good job. Thanks a lot!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s